Sihir Jose Mourinho Membawa Porto Juara sebagai Kuda Hitam http://www.goal.com/id-ID/news/7207/nissan/2017/03/07/33396792/sihir-jose-mourinho-perjalanan-porto-ke-tangga-juara-liga
Liga Champions Eropa baru saja mulai bergulir. Di pertandingan awal dari 8 grup yang tersedia sudah mulai banyak tim yang saling menumbangkan. Di awal pekan ini, yaitu pekan kedua September, baru 4 grup yang memulai laga pertandingan antartim di dalamnya. Dimulai dari pertandingan-pertandingan di grup A sampai grup H persaingan ketat di kompetisi Eropa ini pun mulai menarik jutaan pasang mata di dunia.
Kejutan-kejutan tidak banyak terjadi pada laga-laga awal ini. Tim-tim besar yang diprediksi menang mudah melawan tim kuda hitam pun mulai bermunculan. Di Grup A Manchester United berhasil mengalahkan Basel dengan skor telak 3-0. Sementara di Grup B, PSG berhasil menumbangkan musuhnya Celtic dengan skor 5-0. Di grup yang sama pula Bayern Munchen menang atas Anderlecht 5 gol tanpa balas. Di grup C juga terjadi pembantaian di mana Chelsea berhasil mengalahkan Qarabag 6 gol tanpa balas. Persaingan sengit di grup ini terjadi antara Roma dan Atletico Madrid yang bermain imbang dengan skor kacamata. Praktis hanya di grup D terjadi kejutan di mana Barcelona menang mudah atas Juventus dengan skor 3-0. Juga Real Madrid yang berhasil mengalahkan APOEL 3-0 di grup H.
Belum Menunjukkan Tajinya
Memang tim-tim underdog belum menunjukkan tajinya. Sejauh ini baru Sporting Cp yang berhasil menorehkan kemenangan atas Olympiakos dengan skor tipis 3-2 dan CSKA Moskwa yang menang tipis juga 2-1 atas Benfica. Tercatat persaingan yang agak ringan terjadi di grup G di mana Besiktas berhasil memimpin dengan kemenangan 3-1 atas FC Porto.
Namun, Liga Champions Eropa bukanlah milik tim besar saja. Tercatat beberapa tim underdog berhasil mencuri perhatian dan bahkan mencuri gelar di tengah dominasi nama-nama mentereng klub lain.
Sebelum tahun 2000, tercatat beberapa tim kuda hitam berhasil merebut gelar bergengsi Eropa ini dengan mengalahkan tim-tim kuat. Seperti pada final tahun 1960-1961 Benfica berhasil menggondol piala setelah mengalahkan Barcelona 3-2. Di tahun berikutnya Benfica kembali mempertahankan gelarnya. Kali ini di final Benfica menumbangkan Madrid dengan skor 5-3.
Steaua Versus Barcelona Final 1986 https://id.pinterest.com/pin/331999803752503531/
Tidak hanya Benfica, Celtic pun pernah menjuarai Liga Champions 1966-1967 setelah mengalahkan Inter Milan di laga final. Bahkan tahun 1985-1986, klub Rumania yang mungkin sekarang tidak pernah kita dengar namanya yaitu Steaua Bucuresti berhasil mengalahkan Barcelona di final Champions dengan adu penalti.
Di tahun 1991, tim kuda hitam kembali muncul. Klub yang kali ini juara adalah Red Star Belgrade. Klub Serbia ini sekarang bernama FK Crvena Svedza. Di tahun 1991, mereka berhasil keluar sebagai juara liga Champions setelah menundukkan Olympique Marseille melalui drama adu pinalti.
Praktis setelah tahun 2000 ke atas liga Champions kembali dikuasai oleh tim-tim mentereng yang sudah terkenal. Belum ada lagi kejutan dari tim-tim kuda hitam kecuali FC Porto yang secara tak terduga berhasil menjuarai Liga Champions 2003-2004. Saat itu final mempertemukan dua kuda hitam yaitu FC Porto melawan AS Monaco. Porto pun keluarn menjadi pemenang setelah di final mengalahkan lawannya dengan skor 3-0.
Beberapa tim kuda hitam mulai menggeliat di Liga Champions tahun ini. Kemungkinan mereka untuk mengulang sejarah manis bukannya tidak ada. Apabila klub-klub besar terlalu meremehkan, bukan tidak mungkin kita akan punya juara kuda hitam kembali tahun ini.
Referensi dan data diolah dari http://www.goal.com/id-ID/news/1364/liga-champions/2015/06/07/4838667/daftar-juara-piala-eropa-liga-champions-1956-2015