ZIGA SOCCER

Tempat Ngopi sambil Ngobrolin Bola

TZIGA SOCCER

Tempat Ngopi sambil Ngobrolin Bola

ZIGA SOCCER

Tempat Ngopi sambil Ngobrolin Bola

ZIGA SOCCER

Tempat Ngopi sambil Ngobrolin Bola

ZIGA SOCCER

Tempat Ngopi sambil Ngobrolin Bola

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 September 2017

Jadwal Timnas Diundur Begini Kata Asnawi Mangkualam




Asnawi Mangkualam Salah Satu Pemain Berpengaruh di Timnas https://www.fourfourtwo.com/id/news/asnawi-mangkualam-siap-jika-harus-turun-pangkat-di-timnas
Secara mendadak jadwal semifinal Piala AFF U-18 mengalami perubahan. Sebelumnya jadwal Timnas Indonesia melawan Thailand dan Myanmar melawan Malaysia akan dilaksanakan di hari yang sama yaitu besok, Jumat, 14 September 2017.
Hanya saja ada sedikit pergeseran jadwal di dua pertandingan itu. Pada awalnya, Timnas akan menghadapi Thailand pada pukul 18.30 dan Myanmar selaku tuan rumah akan menjamu Malaysia pada sore harinya. Ternyata jam dua pertandingan tersebut digeser. Garuda Muda siap bertanding di bawah terik matahari negeri Myanmar.
Ternyata perubahan jadwal ini sudah sesuai dengan aturan. Menurut peraturan, apabila tuan rumah Myanmar lolos ke Semifinal mereka akan bertanding pukul 18.30, seperti dikutip di aseanfootball.org.
Sikap Terpuji Asnawi
Menyikapi, sikap sangat terpuji ditunjukkan oleh Gelandang Muda harapan bangsa, Asnawi Mangkualam. Alih-alih, menggerutu, Asnawi justru mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus. Menurutnya itulah yang menjadi kunci utama kemenangan timnas selama ini.
"Pokoknya kami harus tetap fokus karena setiap lawan tidak ada yang mudah." Kata Asnawi pada bolasport.com (14/09). Pemain bernomor punggung 17 itu pun menyatakan bahwa soal kemenangan tidak lepas dari doa dan kehendak Allah.
Semoga Garuda Muda kita dapat tetap fokus dalam menghadapi setiap lawannya. Jangan lupa catat jadwalnya untuk tetap memberi dukungan pada Timnas ya.

Sumber Berita: http://jateng.tribunnews.com/2017/09/14/jadwal-indonesia-vs-thailand-dimajukan-trik-tuan-rumah-ternyata-ini-alasannya?page=2
Baca Juga:

Malangnya Nasib Timnas Vietnam


Pelatih Vietnam U-18 kecewa http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2017/09/13/38576352/pelatih-vietnam-u-19-kecewa-dengan-regulasi-turnamen-piala-aff-u-

Vietnam adalah sebuah negara kuat dalam sepakbola Asia Tenggara. Beberapa kali negara ini menjadi yang terbaik dalam kompetisi-kompetisi yang diadakan di level Asia Tenggara. Tidak hanya di level senior tetapi juga di level junior Vietnam menjadi negara yang disegani karena permainan sepakbolanya yang apik.
Sayangnya, tahun 2017 bukanlah tahun yang baik bagi Vietnam. Di dua ajang bergengsi di level Asia Tenggara, timnas Vietnam harus angkat koper di fase grup. Di ajang SEA Games Malaysia 2017 di mana Vietnam berada dalam grup neraka bersama saingan beratnya yaitu Indonesia dan Thailand, Vietnam harus tersingkir setelah di pertandingan penentuan kalah melawan Thailand dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Thailand sendiri kemudian keluar sebagai juara SEA Games tahun ini. Di awal pelaksanaan SEA Games, Vietnam tampil perkasa dengan memenangkan pertandingan melawan Timor Leste, Filipina, dan juga Kamboja.

Febri Hariadi merayakan golnya saat pertandingan melawan Kamboja http://bola.kompas.com/read/2017/08/24/17100008/sea-games-2017-indonesia-ke-semifinal-untuk-tantang-malaysia
Vietnam mulai berada dalam tekanan setelah gagal menang melawan 10 pemain Indonesia di pertandingan keempat. Di pertandingan terakhir, Vietnam berada dalam tekanan dan benar saja mereka pulang dengan kepala tertunduk dan harus melupakan harapan mereka sebagai juara SEA Games 2017.
Kembali terulang
Nasib malang yang dialami oleh Timnas Vietnam kembali terulang di ajang Piala AFF U-18. Tampil sangat perkasa di tiga pertandingan awal, Vietnam kembali harus angkat koper sebelum bisa bertanding di fase knockout. Di tiga pertandingan awal Vietnam berhasil melibas Brunei dengan skor 8-1. Lalu melibas Filipina dengan skor 5-0. Dan membuat penonton Indonesia sempat ketar-ketir setelah menang 3-0.
Sampai detik-detik terakhir Vietnam masih berada di puncak klasemen dengan koleksi poin 9 dan selisih gol +15. Bahkan sampai pertandingan Indonesia melawan Brunei berakhir dengan kemenangan kita 8-0, Vietnam masih tetap memuncaki klasemen.
Sayanynya, nasib buruk itu datang setelah Myanmar berhasil mencetak gol kedua yang membuat mereka unggul 2-1 di menit-menit terakhir. Vietnam pun kalah dengan koleksi poin 9 dan selisih gol +14 sama dengan Myanmar. Hanya saja Myanmar unggul head to head dengan Vietnam.
Indonesia juara Grup
Sementara itu, Timnas Indonesia berhasil keluar menjadi juara grup didampingi oleh tuan rumah Myanmar yang menjadi runner up grup. Tidak disangka memang. Tapi hasil ini membuat Indonesia akan melawan Thailand dan Myanmar akan melawan Malaysia. Kita doakan agar Timnas kita mampu tetap fokus dan berada dalam performa terbaiknya hingga akhir kompetisi kita dapat meraih gelar juara.

Diolah dari Referensi:
[1] http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2017/09/13/38576352/pelatih-vietnam-u-19-kecewa-dengan-regulasi-turnamen-piala-aff-u-
[2] http://bola.kompas.com/read/2017/08/24/17100008/sea-games-2017-indonesia-ke-semifinal-untuk-tantang-malaysia
Baca Juga:

Bobotoh Siap Patungan untuk Membayar Denda PSSI



Koreografer Bobotoh yang Dipermasalahkan Sumber: http://simamaung.com/persib-dibayangi-sanksi-atas-koreo-save-rohingya/
Niat baik suporter Persib Bandung atau yang lebih dikenal sebagai bobotoh justru mengakibatkan dampak yang tidak baik untuk tim yang didukungnya. Menurut berita yang dilansir oleh CNN Indonesia (12/09), PT Liga Indonesia Baru (LIB), kemungkinan akan memasukkan koreografi bobotoh sebagai kajian Komisi Disiplin (Komdis), PSSI.
Sebelumnya dikabarkan bahwa panitia pelaksana (panpel) Persib Bandung dikabarkan kembali terancam usai koreografi Save Rohingya yang dilakukan oleh Bobotoh saat Persib Bandung menjamu Semen Padang (9/9) lalu. Di laga itu sendiri Persib berhasil ditahan imbang oleh Semen Padang 2-2.
Meskipun maksud dari koreografet tersebut sangat baik untuk mendukung saudara-saudara kita di Myanmar, tetap saja tindakan itu menurut CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risa Adiwijaya, tidak dibenarkan. Berita yang dilansir oleh CNN Indonesia (12/09) menjelaskan respons dari Risa.

"Kami mengimbau kepada tidak hanya suporter Persib, tetapi juga seluruh suporter Indonesia, agar menonton pertandingan dengan baik, fairplay, tidak isu SARA." Kata Risa kepada CNNIndonesia.com, Selasa, 12 September lalu.
Di laga yang berlangsung sore hari itu, suporter Persib membuat koreografi tulisan yang bertuliskan "Save Rohingya". Memang pada saat itu isu Rohingya sedang menghangat.
Menurut Risa jika mengacu pada regulasi, siapapun dilarang membawa bendera, tulisan, atau ucapan yang berbau SARA dan politik. Ia menerangkan koreografi yang dilakukan oleh Persib Bandung akan dibawa ke Komdis PSSI.
Siap Patungan
Di lain pihak Bobotoh menyikapi tenang isu ini. Bobotoh yang tergabung dalam kelompok Viking Persib Club bersedia patungan untuk jika Panpel Persib didenda PSSI karena aksi solidaritas tersebut. Bagaimana menurut pandangan teman-teman? Apakah tindakan Bobotoh ini layak dikenakan sanksi oleh PSSI? Sumber Berita: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20170912140447-142-241168/respons-pt-lib-soal-aksi-bobotoh-untuk-rohingya/